DetektifInvestigasi
Lebak,- Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) memberikan ruang bagi siswa untuk mengeksplorasi, mengembangkan, dan menyalurkan bakat seni yang mereka miliki.
Ajang ini menjadi sarana
strategis untuk menumbuhkan kecintaan terhadap seni budaya, membangun karakter
generasi muda yang kreatif, berprestasi, dan berdaya saing.
Untuk itu, Festival Lomba Seni
dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2026 disusun sebagai acuan pelaksanaan
kegiatan ini, sehingga dapat berjalan secara terstandar, bermutu, transparan,
dan akuntabel.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuk
karakter pelajar yang inovatif, berdaya saing, serta berakar pada nilai -nilai
budaya bangsa. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Lebak Doddy Irawan
membuka Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2026 tingkat
Kabupaten Lebak di Gedung PGRI Lebak, kemarin.
Dalam sambutannya, Doddy Irawan
menegaskan, FLS3N menjadi momentum penting untuk mendorong pengembangan potensi
siswa, khususnya di bidang seni dan sastra.
Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa
Nasional (FLS3N) Tahun 2026 sebagai acuan perencanaan, pelaksanaan, dan
penilaian kegiatan agar terselenggara secara sistematis, objektif, adil, dan
akuntabel, serta selaras dengan kebijakan pendidikan.
Dengan perkembangan seni, sastra,
dan kebijakan pendidikan, sehingga menjadi rujukan bersama bagi seluruh pemangku
kepentingan dalam mewujudkan pelaksanaan FLS3N yang efektif dan berdampak
positif bagi pembelajaran.
Kami menyampaikan apresiasi dan
terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mengembangkan
secara kretivitas lewat pengembangan seni sastra yang akan di gelar.
Untuk Festival Lomba Seni dan
Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Tahun 2026 dapat dimanfaatkan secara optimal
sebagai upaya nyata dalam mendukung terwujudnya generasi muda Indonesia yang
berprestasi danberbudaya.
Sebagai wujud nyata implementasi
Kebijakan Manajemen Talenta Nasional di bidang seni budaya serta komitmen
terhadap prinsip Pendidikan Bermutu
untuk Semua, Pendidikan Dasar secara
berkelanjutan menyelenggarakan ajang talenta seni budaya bagi 252 siswa
yang akan menampilkan bakat seni budaya yang akan di gelar.
Penyelenggaraan Festival Lomba
Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N)
Tahun 2026 tidak hanya bertujuan untuk mendorong pengembangan bakat dan
minat siswa-siswi di bidang seni budaya, tetapi juga merupakan bagian integral dari pelaksanaan Desain Besar
Manajemen Talenta Nasional (DBMTN) sebagaimana
diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 108 Tahun 2024 tentang Desain Besar
Manajemen Talenta Nasional.
Kebijakan tersebut menjadi landasan strategis dalam
mempersiapkan generasi emas Indonesia yang berkualitas, berdaya saing, dan
mampu berkompetisi di tingkat nasional
maupun global.
Dalam ranah seni budaya, FLS3N
merupakan salah satu bentuk implementasi konkret MTN yang beror ientasi pada
proses penemukenalan, pengembangan, dan
pemberian apresiasi terhadap talenta
seni budaya murid dari seluruh wilayah Indonesia.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar